Evaluasi Kurikulum Merdeka berbasis Understanding by Desaind dalam Implementasi Karakter Peserta Didik

https://doi.org/10.51574/hamka.v2i2.119

Authors

Keywords:

Kurikulum Merdeka, kemandirian siswa, pendidikan inklusif, evaluasi kurikulum, observasi pendidikan.

Abstract

Perubahan kurikulum pendidikan merupakan upaya untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan tuntutan zaman dan kebutuhan siswa yang terus berkembang. Penelitian ini berfokus pada implementasi Kurikulum Merdeka (KurMer) di SDN Kenari 01, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum ini sejak tahun 2022. Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, meningkatkan kemandirian siswa, dan menyediakan pendekatan yang inklusif untuk siswa dengan kebutuhan khusus.

 

Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Wawancara dilakukan dengan Ibu Tutri Handayani, S. Pd, Kepala Sekolah SDN Kenari 01, untuk memperoleh informasi mendalam mengenai tujuan, pelaksanaan, tantangan, dan pencapaian Kurikulum Merdeka.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SDN Kenari 01 telah berhasil meningkatkan kemandirian siswa dan memperbaiki karakter mereka melalui pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan inklusif. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman orang tua

mengenai program P5 dan keterbatasan fasilitas, sekolah telah menunjukkan kemajuan dalam penerapan kurikulum dan terus melakukan evaluasi untuk perbaikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A. 1976. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan.

Surabaya: Usaha nasional

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rinneka Cipta

Jawa Pos. 22 April 2008. Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri, hlm. 3

Donuata, P. B. (2019). Pengaruh Quantum Teaching Metode PQ4R Berdasarkan Keragaman Kecerdasan Terhadap Hasil Belajar Fisika. Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Fisika, 6(1), 23–27. https://doi.org/10.12928/jrkpf.v6i1.11094. DOI: https://doi.org/10.12928/jrkpf.v6i1.11094

Edriati, S., Hamdunah, H., & Astuti, R. (2016). Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMK Melalui Model Quantum Teaching Melibatkan Multiple Intelligence. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 35(3). https://doi.org/10.21831/cp.v35i3.8253. DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v35i3.8253

Kansil, C.L. 2002. Orientasi Baru Penyelenggaraan Pendidikan Program Profesional dalam Memenuhi Kebutuhan Dunia Idustri. Transpor, XX(4): 54-5 (4): 57-61

https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.395. DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.395

Kumaidi. 2005. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan. Jilid 5, No. 4, https://doi.org/10.21070/pedagogia.v6i1.617. DOI: https://doi.org/10.21070/pedagogia.v6i1.617

Kuntoro, T. 2006. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Semarang: Suatu Studi Berdasarkan Dunia Usaha. Tesis tidak diterbitkan. Semarang: PPS UNNES. https://doi.org/10.30998/formatif.v4i3.161. DOI: https://doi.org/10.30998/formatif.v4i3.161

Pitunov, B. 13 Desember 2007. Sekolah Unggulan Ataukah Sekolah Pengunggulan ? Majapahit Pos, hlm. 4 & 11. https://doi.org/10.31539/judika.v2i1.701. DOI: https://doi.org/10.31539/judika.v2i1.701

Waseso, M.G. 2001. Isi dan Format Jurnal Ilmiah. Makalah disajikan dalam Seminar Lokakarya Penulisan artikel dan Pengelolaan jurnal Ilmiah, Universitas Lambungmangkurat, 9-11Agustus. https://doi.org/10.30659/pendas.7.1.60-67. DOI: https://doi.org/10.30659/pendas.7.1.60-67

Published

2023-08-29

How to Cite

Mutira Ruslian, M. R. (2023). Evaluasi Kurikulum Merdeka berbasis Understanding by Desaind dalam Implementasi Karakter Peserta Didik. HAMKA INSIGHT, 2(2), 95–102. https://doi.org/10.51574/hamka.v2i2.119

Issue

Section

Research Papers