Kurikulum 2013 ke kurikulum Merdeka : Revitalisasi Kurikulum Pendidikan di Indonesia
Keywords:
Kurikulum, Pendidik dan Peserta Didik, Sekolah DasarAbstract
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta metode
yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Secara
umum Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Kahfi tetap menggunakan dua kurikulum di sekolahnya. Kedua
kurikulum tersebut adalah kurikulum 2013 yang digunakan di kelas 3 dan 6, serta kurikulum merdeka yang digunakan di
kelas 1, 2, 4, dan 5. Kurikulum 2013 yang diterapkan di sekolah dasar ini mulai tahun 2014. hingga tahun 2024,
kemudian kurikulum merdeka dilaksanakan pada tahun 2023 hingga saat ini. Tujuan penggunaan kurikulum di
sekolah dasar merupakan acuan peraturan pertama dalam dunia pendidikan Indonesia. Peneliti melakukan pendekatan
terhadap sekolah dasar ini melalui metode wawancara yang
ditujukan kepada wakil kepala sekolah bidang kurikulum
dan guru kelas tinggi.
Downloads
References
Ainsworth, G. B., Kenter, J. O., O'Connor, S., Daunt, F., & Young, J. C. (2019). A Fulfilled
Human Life: Ecliciting Sense of Place and Cultural Identity UK Marine Environments
Through The Community Voice Method. Ecosystem Services, 100992.
Amalia, F. (2015). Etos Budaya Kerja Pedagang Etnis Tionghoa di Pasar Semawis
Semarang. Solidarity : Journal of Education, Society and Culture, 4(1).
Aristova, N. (2016). Rethinking Cultural Identities in The Context of Globalization:
Linguistic Landscape of Kazan, Russia, as an Emerging Global City. ProcediaSosial and Behavioral Science, 153-160.
Arzu, A., & Issa, T. (2014). An Effect On Cultural Identity: Dialect. Procedia- Sosial and
Behavioral Sciences, 555-562.
Asruchin, M. (2018). Nasionalisme Etnis Tionghoa di Indonesia. Equilibrium : Jurnal
Penelitian Pendidikan dan Ekonomi, 54.
E. Schniter, N. W. (2018). Information Transmission and The Oral Tradition: Evidence of
Late-life Service Niche for Tsimane Amerindians. Evolution and Human Behavior,
-105.
Fabrin, F. A. (2018). Peran Konfusianisme terhada[ Counterfeiting di China pada Rezim
Hu Jintao. Journal of International Relations , 140 & 142.
Hartati, D. (2016). Konfusianisme dalam Kebudayaan Cina Modern. Paradigma, Jurnal
Kajian Budaya, 174.
Hascan M.A. dan Hamami. (2021). Identifikasi Kesulitan Guru PAI Kota Medan dalam
Implementasi kurikulum 2013. Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial, 190-203.
Kriyantono, R. (2010). Tekhnik Praktis Riset Komunikasi : disertai contoh praktis riset
media, public relations, advertising, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran.
Kencana Prenada Media Group.
Kroteva, M., & Mirascieva, S. (2010). The Necessity of Cultural Knowledge during The
Foreign Language Studies. Procedia- Social and Behavioral Sciences, 5066-5068.
Kurniasih. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu
Sosial.
Kusuma, J. H. (2013). Konsepsi Langgar Sebagai Ruang Sakral Pada Tanean Lanjang.
Jurnal Arsitektur Komposisi, 218-224.
Kusuma, J. H. (2013). Konsepsi Langgar Sebagai Ruang Sakral Pada Tanean Lanjang.
Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 217.
Liliweri, A. (2002). Makna Budaya dalam Komunikasi antar Budaya. Yogyakarta: PT. LKiS
Printing Cemerlang.
Lincoln, N. K. (2009). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lubis, F. H. (2018). Sosialisme Pasar di Cina. In Politika : Jurnal Ilmu Politik, 64.
Machmud, M. (2018). Tuntunan Penulisan Tugas Akhir Berdasarkan Prinsip Dasar
Penelitian Ilmiah. Malang: Penerbit Selaras.
Marhandra, R. (2020). Tradisi Lisan Sumbawa Kajian Etnografi Komunikasi. Lombok
Barat: Penerbit Rehal.
Marta, S. J. (2017). Etnografi Komunikasi Pada Tiga Generasi Anggota Perkumpulan
Marga Ang di Bagansiapi-Api. Jurnal Komunikatif, 51-59.
Spektrum Penelitian Pendidikan Dasar. Vol. 1 No. 1, 2021 8
McArthur, M. (2019). Konfusius. Yogyakarta: BASABASI.
Muhadjir, N. (1990). Metode Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin, 60.
Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
n.d., A. (n.d.). View of Paradigma kurikulum mendeka bagi sekolah dasar.
Nasrullah, R. (2018). Komunikasi Antarbudaya: Di Era Budaya Siberia. Jakarta: Kencana.
Novakova, M., & Foltinova, E. (2014). The Ordinary- Everyday- Commonplace as a
Reference of Cultural Identity. Procedia- Social and Behavioral Sciences, 114-118.
Novianti, S. B. (2018). Etnografi Komunikasi Komunitas yang Kehilangan Identitas Sosial
dan Budaya di Kabupaten Cilacap. Jurnal Kajian Komunikasi, 64-77.
Philokyprou, M., Michael, A., & Malaktou, E. (2021). A Typological, Environmental and
Socio-cultural Study of Semi-open Spaces in The Eastern Mediterranean
Vernacular Architecture: The Case of Cyprus. Frontiers of Architectural Research,
-501.
Pratiwi, N. I. (2020). Identitas Sosial dan Hedonisme di Laman Pribadi Selebgram.
Channel Jurnal Komunikasi, 99-108.
Rachmawati, I. N. (2007). PENGUMPULAN DATA DALAM PENELITIAN KUALITATIF.
Jurnal Keperawatan Indonesia, 35-40.
Rahmi, S. (2021). Komunikasi Interpersonal dan Hubungannya Dalam Konseling. Aceh:
Syiah Kuala University Press.
Rosadi, A. (2015). Aktualisasi Ajaran Konfusiansime dalam Membangun Nasionalisme
Etnis Tionghoa. Jurnal SMaRT.
Sibarani, R. (2015). Pendekatan Antropologi Linguistik Terhadap Kajian Tradisi Lisan.
Retorika: Jurnal Ilmu Bahasa, 1-17.
Sosyal, A. (2015). The Relationship between Cultural Identity and Learning. ProcediaSosial and Behavioral Sciences, 1159-1162.
Sriyana, S. M. (2020). Antropologi Sosial Budaya. Penerbit Lakeisha.
Steffi Thanissa Halim, d. (2014). Pemikiran Konfusius yang Terefleksi dalam pengajaran
Para Guru CHHS. Journal of Chinese Languagel Literature and Culture.
Stofleth, D., & Manusov, V. (2019). Talking About Mindfulness: An Ethnography of
Communication Analysis of Two Speech Communities. Language &
Communication, 45-54.
Suprihatin, R. P. (2020). Akulturasi Budaya pada Komunitas Virtual "Sobat Ambyar".
Channel Jurnal Komunikasi, 25-36.
Suryaman, M. ( 2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Prosiding
Seminar Daring Nasional, 13-28.
Tulistyantoro, L. (2005). Makna Ruang pada Tanean Lanjhang Madura. Dimensi Interior,
-152.
Zakiah, K. (2008). Penelitian Etnografi Komunikasi: Tipe dan Metode. Jurnal Komunikasi,
-188
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2024 HAMKA INSIGHT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








